Apapun surah
yang dibaca, semuanya sama-sama hebat. Semuanya jadi pelindung di hari akhir.
Tapi selalu ada keistimewaan masing-masing. Termasuk Q.S. 67 Al Mulk. Kalau
dibaca malam hari sebelum tidur, insyaaAllah di alam kubur kita dibebaskan dari
siksa kubur, dan ga akan diribetin dengan pengadilan kubur.
Waktu saya
suarakan Indonesia Menghafal atas izin Allah, ada seorang ibu yang menyengaja
datang. Ingin berbagi cerita tentang Al Mulk dan mendiang suaminya. Waktu itu
saya atas izin Allah merilis CD Al Mulk untuk Indonesia Menghafal Al Mulk. Ibu
ini cerita, bahwa suaminya bilang pengen ngafal Al Mulk.
Ibu ini nanya,
“kenapa Al Mulk?”
Jawab suaminya,
“siap-siap kalau dipanggil Allah, di tubuhnya udah ada Al Mulk. Sapa tau
benar-benar bebas siksa kubur.
Dalam 1 aampai 2
minggu, suaminya berhasil menghafal surah ini. Dan ga lama kemudian, suaminya
jatuh sakit. Selama sakit, Al Mulk-nya menemani. Dan masyaaAllah, ibu ini
bersaksi, saat ajal menjemput, suaminya dicabut nyawa sambil baca Al Mulk.
Subhaanallaah…
Sungguh,
kalaupun tidak ada hadits tentang Al Mulk, dan segala keutamaannya, maka wafat
yang begini kan yang mestinya dirindukan. Dan kematian yang bagaimana yang kita
inginkan? Apakah kematian dikeesokan hari, di mana malamnya kita tutup dengan
bacaan Al Mulk? Tidur berbalut wudhu?
Semua orang
bejat, durhaka, zalim, jahat, koruptor, pezina, pemabok, pengkhianat keluarg
dan bangsa, BERHAK atas pertaubatan dan surga. Pada mereka, ada ladang amal
kita untuk memperbaiki, dan mendoakan. Dan mereka bisa jadi cermin hidup untuk
kita belajar agar jangan jadi seperti mereka.
Siapa tahu
dengan mereka menutup mata saat hidup, yakni saat terpejamnya mata kala tidur,
dengan Al Mulk, ayat-ayat ini bekerja untuk mereka. Kecuali bila mereka sendiri
memang menolak-Nya, menolak kehadiran-Nya. Dan tidak ada satu pun yang boleh
menutup pintu harapan akan Ampunan dan Maaf-Nya.
Maka bila Al
Mulk bisa bekerja hebat pada yang zalim lagi pendurhaka, mengapakah lagi ia
tidak bekerja HEBAT pada kita yang mengaku sepi dosa?
Seluruh isi Al
Mulk, adalah Keajaiban Petunjuk-Nya untuk kehidupan dunia akhirat kita. Ia
adalah harapan bagi manusia untuk
kehadiran
Al Mulk-Nya. Membaca Al Mulk jelang tidur, seperti memasang mesin hidup bagi
tubuh. Biarlah ia bekerja di saat kita tertidur. Membangunkan kemuliaan kita.
Awalnya membaca
Al Mulk, dan membiasakannya. Kemudian menghafalnya, mempelajarinya. Biarlah ia
mengalir dulu.
Al Mulk adalah
Kerajaan-Nya. Kekuasaan-Nya. Kekuatan-Nya. Kebesaran-Nya.
Al Mulk adalah
satu nama surah yang terkait dengan Diri-Nya, hingga tak ada satu pun padanan
kata lain yang sepadan. Karena ini
menyangkut
Diri-Nya!
Biasain baca Al
Mulk sebelum tidur. Plus wudhu. Syukur-syukur shalat 2 rokaat.
Jangan ampe
konyol, tidur dalam keadaan ga wudhu. Dan ga baca Al Mulk. Kematian bisa datang
saat tidur. Beresiko tidur tanpa jaminan Allah.
Saya nulis buku
judulnya “JAMINAN”. Isinya membahas tentang Al Mulk. Jaminan Hidup. Bagus loh
isinya. Cari aja di bukuyusufmansur.com
Ok. Met wudhu.
Met shalat sunnah 2 rokaat. Sunnah taubat. Or hajat. Atau ya shalat sunnah
mutlak aja. Ga pake embel-embel nama shalat.
Shalatnya shalat
witir. Boleh. Bahkan boleh 1 rokaat. Atau shalat sunnah taubat 2 rokaat.
Niatnya ya shalat taubat.
Dulu tuh ada
waliyullah. Bisri al Haafi. Yang malah ga berani tidur nyenyak. Katanya, takut
kematian datang sedang beliau dalam keadaan tertidur.
Terus nikmatin
baca Al Mulk. Surah Tabaarok. Surah ke 67. Isinya juga bagus. Baca-baca deh.
Oke. Met
ngelakuin.