Jumat, 17 April 2015

EKONOMI : HARGA KESEIMBANGAN PASAR

HARGA KESEIMBANGAN PASAR


A.  HARGA KESEIMBANGAN
       Harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga hasil kesepakatan permintaan konsumen dengan penawaran penjual, secara grafis ditunjukkan oleh titik perpotongan antara kurva permintaan dengan kurva penawaran. Pada keadaan ini, tingkat harga dan jumlah barang menjadi keputusan konsumen pembeli maupun penjual untuk deal dalam transaksi. Pada harga keseimbangan produsen/penawaran bersedia melepas barang/jasa, sedangkan permintaan/konsumen bersedia membayar harganya.

B.  PERGESERAN TITIK KESEIMBANGAN
       Harga keseimbangan (Equilibrium Price) akan mengalami pergeseran bila didorong oleh perubahan penawaran/permintaan, yang dapat dispesifikasi menurut sebab-sebab sbb :
a.    Pertambahan jumlah permintaan
Bila jumlah permintaan bertambah sementara jumlah penawaran tetap, maka terjadi kecenderungan harga akan naik.
b.    Berkurangnya jumlah permintaan
Bila jumlah permintaan berkurang sementara sedangkan jumlah penawaran tetap, maka harga akan turun.
c.    Bertambahnya jumlah penawaran
Bila jumlah penawaran bertambah sementara jumlah permintaan tetap, maka harga akan turun.
d.    Berkurangnya jumlah penawaran
Bila jumlah penawaran berkurang sementara jumlah permintaan tetap, maka harga akan naik.



C.  MENGHITUNG KESEIMBANGAN PASAR
       Bahwa harga keseimbangan dihasilkan oleh proses tarik menarik antara kekuatan permintaan dan kekuatan penawaran. Untuk dapat menentukan tingkat keseimbangannya, maka dapat ditempuh melalui 3 cara pendekatan, yaitu dengan pendekatan tabel, dan pendekatan grafis serta pendekatan matematis.
a.    Pendekatan Tabel
Contoh permintaan dan penawaran pasar atas ubi, dapat diikuti sebagai berikut:

Tabel Permintaan & Penawaran Pasar pada berbagai kondisi

Kondisi
Harga per Kilogram
(Rp)
Jumlah ubi yang diminta Pasar per bulan (Kg)
Jumlah ubi yang ditawarkan Pasar per bulan (Kg)
A
Rp 900,00
12
54
B
Rp 850,00
18
46
C
Rp 800,00
24
38
D
Rp 750,00
30
30
F
Rp 700,00
36
22
G
Rp 650,00
42
14
H
Rp 600,00
48
6

           Dengan menyusun tabel harga (P), jumlah penawaran (Qs) dan jumlah permintaannya (Qd) terlihat suatu keadaan dimana pada harga tertentu jumlah yang ditawarkan sama dengan jumlah yang diminta, maka pada saat tersebut terjadi harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan.
           Bahwa Qs = Qd terjadi pada volume sebesar 30 kg ubi dan harganya sebesar Rp 750,00 per kilogram. Bertolak pada kondisi diatas harga keseimbangan adalah pada Rp 750,00/kg dan jumlah/output keseimbangannya pada 30 kg ubi per bulan. Pendekatan ini hanya bisa dilakukan bilamana pada data/tabel memang terdapat angka-angka yangsama antara Qs dengan Qd.


b.    Pendekatan Grafis / Kurva
Dengan melukiskan dalam bentuk garis bertolak pada data diatas, maka akan dapat diperolah harga keseimbangan pada jumlah keseimbangannya.









c.    Pendekatan Matematis
           Secara matematis, angka keseimbangan terjadi bilamana kurva permintaan (Qd) berpotongan dengan kurva penawaran (Qs). Dua kurva akan berpotongan bila nilai persamaan kurva permintaan akan sama dengan nilai persamaan kurva penawaran. Bahwa keseimbangan akan disaat Qd (kuantitas yang diminta) = Qs (kuantitas yang ditawarkan) atau pada keadaan Pd (harga yang diminta pembeli) = Ps (harga yang ditawarkan oleh penjual).
           Dengan memanfaatkan data pada tabel diatas, maka dapat dihitung persamaan kurva permintaan maupun persamaan kurva penawaran.
           Dengan memandang masing-masing kurva berupa garis lurus (linier curve) maka rumus untuk mencari persamaan garis lurus melalui 2 titik dapat dipergunakan.
Rumus termaksud adalah :
           Missal titik A (X1,Y1) dan titik B (X2, Y2), maka rumus persamaan garis yang melalui 2 titik :
               Y2 – Y1
Y – Y1 =               . ( X – X1 )
               X2 – X1
           Karena dalam ekonomi sumbu Y = sumbu P (harga) dan sumbu X = sumbu Q (kuantitas), maka rumus di atas dapat dirubah menjadi :
               P2 – P1
P – P1 =               . ( Q – Q1 )
               Q2 – Q1

           Menurut data pada tabel dimuka, persamaan kurva permintaan dapat dihitung dengan memakai 2 titik yaitu titik A (12, 900) dan titik H ( 48, 600), maka persamaan kurva permintaannya :
                600 – 900
P -  900 =                 . ( Q – 12 )
                 48 – 12
P - 900 = -300 / 36 . ( Q – 12 )
P – 900 = -8,333 . ( Q – 12 )
P – 900 = -8,333 . Q + 100
P          = -8,333 Q + 100 + 900
Pd        = -8,333 Q +1000   (Persamaan Permintaan)

           Untuk mencari persamaan kurva penawarannya dengan memakai 2 titik yaitu titik A (54, 900) dan titik G (6, 600), maka persamaan kurva penawarannya dapat dicari yaitu :
                600 – 900
P -  900 =                 . ( Q – 54 )
                     -48
P - 900 = -300 / -48 . ( Q – 54 )
P – 900 = 6,25 . ( Q – 54 )
P – 900 = 6,25 . Q – 337,5
P          = 6,25 Q – 337,5 - 900
Ps        = 6,25 Q + 562,5   (Persamaan Penawaran)

           Bahwa syarat terjadinya keseimbangan adalah Qd = Qs atau Pd = Ps. Karena Pd dan Ps sudah diketahui, maka keseimbangan dapat diperoleh :

           Pd                               =          Ps
           -8,333 Q + 1000        =          6,25 Q + 562,5
           14,58333 Q               =          437,5
           Q                                 =          437,5 / 14,58333
           Qe                               =          30
                                                           (Qe = Kuantitas Keseimbangan)

Bila Q = Qe sudah diketahui sebesar 30, maka Pe bisa dicari, yaitu :
           Pe                               =          6,25 . (30) + 562,5
           Pe                               =          187,5 +562,5
           Pe                               =          750

           Dari hasil perhitungan ini, menunjukkan bahwa ketiga pendekatan tersebut  (pendekatan tabel, pendekatan grafis dan pendekatan matematis) mendapatkan hasil yang sama.
          



Sumber bacaan :
Buku Materi Ekonomi SMA/MA (Bagian Satu)
Oleh Prof. Dr. Ir. Sonny Leksono, S.E., M.S.

Universitas Wisnuwardhana Malang

Tidak ada komentar: